Mesjid, sebagai Pusat Pembentukan Karakter

salat membentuk karakter siswa Meski kecil, tetapi fungsinya besar

Mesjid berasal dari akar kata sajada-yasjudu-sujudan yang secara etimologis berarti tunduk, patuh dengan mengakui segala kekurangan. Kata mesjid sendiri dalam berbagai bentuknya sering disebut dalam Al Quran.  Kalau dihitung,  terdapat 28 kali kata mesjid dengan berbagai bentuknya disebut dalam Al -Quran.

Dengan kata lain, mesjid merupakan institusi yang diperuntukkan sebagai pusat ibadah, sebagai sentral kegiatan  menghambakan diri kepada Allah Ta’ala sampai kepada kegiatan yang berdimensi  urusan duniawi. Bagaimana peran mesjid di sekolah, khususnya di SMAN 10 Pontianak? Sudahkan mesjid SMAN 10 menjadi sentral kegiatan siswa untuk beraktifitas, baik aktifitas ibadah khusus (ritual) maupun ibadah umum (sosial)?

Kepala sekolah SMAN 10, Deden Dikmat Chaidir, S.Pd., mengatakan bahwa seluruh keluarga besar SMAN 10 berusaha menjadikan mesjid sebagai pusat kegiatan ibadah.  Ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang sudah, sedang, dan akan dilaksanakan. Kegiatan yang sudah rutin dilaksanakan di Mesjid adalah salat berjamaah setiap waktu dzuhur tiba. “Maka, kita memberi  waktu yang cukup pada saat istirahat agar siswa dapat melaksanakan salat berjamaah dan istirahat makan siang” ujar Deden.

Kegiatan lain yang sedang dijajaki dan rencananya akan dijadikan kegiatan rutin adalah i’tikap di mesjid. “Mesjid SMAN 10 itu kecil bangunannya, tetapi biar kecil, kami berharap fungsinya besar” ujar Deden. Kegiatan I’tikap di mesjid yang kini sedang dijajaki dilaksanakan setiap hari jumat bada magrib sampai waktu subuh.  Tujuan dilaksanakan I’tikap adalah menjadikan siswa SMAN 10 lebih bertaqwa sehingga karakter baik dapat tercapai.

Lebih lanjut, Deden menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mesjid dapat dijadikan pusat kegiatan, antara lain, mengaktifkan kepengurusan mesjid, meningkatkan kualitas manajemen idarah mesjid dan pemeliharaan fisik mesjid. “Hal ini sudah mulai dirintis dari sekarang, tapi tentu saja semuanya memerlukan waktu dan tenaga yang lebih. Untuk memelihara mesjid, kita mempunyai dua orang siswa yang diperbantukan dalam memelihara dan membersihkan mesjid”, tambahnya.

Waka Humas, Dra.Dian Apendiani,M.Pd. menambahkan bahwa bukan hanya guru dan siswa SMAN 10 saja yang berperan dalam meningkatkan fungsi dan peran mesjid yang berada di lingkungan SMAN 10 ini. “Kita menjalin kerja sama yang sangat baik dengan majlis taklim Darunnajah.  Dalam rangka memaksimalkan fungsi dan peran mesjid bagi siswa –siswa SMAN 10, Alhamdulillah, mereka menyumbangkan karpet dan perangkat salat kepada kami yang sudah kami gunakan dalam setiap kegiatan, seperti pada saat perayaan maulid nabi yang baru-baru ini diselenggarakan” ujarnya.

“Mesjid memang mempunyai peran yang strategis, tidak hanya  sebagai tempat ibadah ritual saja, tetapi juga untuk wadah  pembinaan dan pemberdayaan umat, dalam hal ini siswa -siswa SMAN 10 Pontianak” ujar Hj.Rusmawati,S.A.M.Pd., guru mata pelajaran Agama Islam dan Pembina kegiatan keagamaan. Untuk menguatkan pernyataannya, Rusmawati juga mengutip  ayat Al Quran yang artinya “Hanya yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut selain kepada Allah. Maka mereka orang-orang yang diharapkan termasuk golongan yang mendapat petunjuk” (QS 9:18, At Taubah).

Rusmawati menjelaskan juga bahwa tidak mudah memakmurkan mesjid melalui optimalisasi peran dan fungsinya seperti yang disebutkan di atas.  ”Ini memerlukan kemampuan dan kesiapan waktu dari seluruh pengurus. Tapi, Alhamdulillah, sekarang, sudah lebih banyak siswa dan guru yang melaksanakan salat dzuhur berjamaah di mesjid” tambahnya.

Diakui oleh Ismiyati, salah seorang siswa SMAN 10, yang menyatakan bahwa kegiatan salat dzuhur berjamaah yang dilakukannya setiap hari membuatnya semakin yakin akan kuasaNya. “Saya menjadi lebih tenang, jadi tidak perlu tergesa-gesa pulang ke rumah untuk salat karena sudah salat di sekolah” ujarnya.

Semoga semua usaha untuk memakmurkan mesjid dapat menjadikan siswa-siswa SMAN 10 lebih bertaqwa dan mempunyai karakter yang baik.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s