Sphaira, Pencinta Alam SMAN 10

Bidik Ekskul

SPHAIRA, Pencinta Alam SMAN 10

Sore itu adalah sore yang cerah dengan sedikit awan bergerombol di cakrawala. Beberapa siswa terlihat berdatangan di halaman SMAN 10 Pontianak. Masing-masing berwajah cerah dengan senyum merekah menghias wajah. Anak-anak SispalaAda apa sore-sore mereka berdatangan? Ternyata sore hari itu mereka akan mengadakan Lintas Alam ke Pantai Gosong. Mereka adalah anak-anak SPHAIRA.

SPHAIRA adalah singkatan dari Siswa Pecinta Alam Hayati Alam Raya, agakmaksa’ memang, yang merupakan organisasi ektrakurikuler di SMAN 10 Pontianak.  SPHAIRA dibentuk pada tahun 2010, tahun saat lahirnya SMAN 10. Jadi, SPHAIRA lahir bersamaan dengan lahirnya SMAN 10 Pontianak dengan anggota perintis sebanyak dua puluh tujuh orang. Tujuan dibentuknya SPHAIRA, menurut Hendra, pendiri dan Pembina organisasi ini, adalah melatih siswa untuk  mencintai alam dan lingkungan sejak dini sehingga menimbulkan karakter yang baik. Hendra menambahkan dengan mencintai alam, siswa dapat melatih kekompakan, kerja sama, dan  saling menghargai sehingga diharapkan karakter baik akan muncul dan menjadi bagian dari setiap sosok siswa SMAN 10.

Banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut. Petualangan di alam bebas dengan menggunakan teknik SAR sudah sering dilakukan. Kegiatan tersebut disertai dengan kegiatan melestarikan alam dan penelitian lingkungan. Pengamatan hutan mangrove di Sepok laut, Kabupaten Kubu Raya, merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan SPHAIRA yang bertujuan untuk penelitian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Mangrove merupakan salah satu ekosistem paling ajaib di muka bumi ini, ujar Hendra, Pembina  SPHAIRA SMAN 10. “Mangrove juga menyediakan nutrisi bagi ikan-ikan dan  mampu melindungi kawasan pesisir dari terjangan badai tropis, mencegah terjadinya erosi akibat air laut, menyimpan jutaan ton karbon, dan menjadi rumah bagi berbagai jenis spesies yang tidak ditemukan di kawasan lainnya. Maka dari itu, kami mengadakan pengamatan agar siswa dapat menghargai kekayaan kita”, tambah Hendra.

Kegiatan lain yang dilaksanakan SPHAIRA diantaranya Lintas Alam yang diikuti oleh seluruh anggota SPHAIRA pada tanggal 25 Desember 2012 ke  desa Punggur untuk melakukan pengamatan keanekaragaan hayati di desa tersebut. Tujuan kegiatan itu diantaranya adalah untuk menjadikan siswa SMAN 10 lebih menghargai dan mencintai buah-buahan dan sayuran produksi daerah sendiri, apalagi desa Punggur merupakan sentra produksi penghasil buah-buahan yang sudah dikenal. Bukankah kita sudah pernah merasakan bagaimana manisnya buah langsat yang dikenal dengan ‘langsat punggur’?  Sebenarnya bukan hanya langsat yang dihasilkan desa ini, tapi juga buah manggis, durian dan beberapa jenis sayuran. Arif, salah seorang anggota SPHAIRA mengatakan bahwa perjalannya ke desa Punggur membuat dia lebih dapat membuka wawasan mengenai pertanian dan menjadikannya lebih cinta tanah air.

Latihan panjat tebing merupakan kegiatan yang sering dilaksanakan oleh SPHAIRA, baPanjat Tebing Buatan 2ik panjat tebing alam maupun panjat tebing buatan. Selain melatih fisik, kegiatan panjat tebing juga membuat mental siswa yang tergabung dalam SPHAIRA menjadi lebih baik. Bagaimana tidak? Kegiatan ini memang memerlukan fisik yang kuat, terutama otot tangan dan kaki, juga mental yang baik agar dapat bertahan di ketiggian tertentu. Tidak sembarang orang mampu bertahan di ketinggian tebing. Hanya orang yang mempunyai mental kuat tentunya, ujar Hendra.

Tidak hanya memanjat tebing dan lintas alam, SPHAIRA SMAN 10 juga mengadakan kegiatan touring pada Januari lalu. Touring ini dimulai dari  halaman SMAN 10 kemudian berkeliling seputar kota Pontianak. “Kota Pontianak yang kita cintai ini ternyata luas dan indah ya!”, kata salah satu anggota SPHAIRA. Apa sih tujuan kegiatan ini? Hendra mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan sama dengan kegiatan lain yaitu pada akhirnya adalah pembentukan karakter. Dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan SPHAIRA SMAN 10, mudah-mudahan siswa dapat membentuk karakter yang baik, yang cinta dan bangga pada tanah airnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s