HP,Perlukah Dibawa ke Sekolah?

ARTIKEL HP

SMAN 10, Sekolah yang terletak di jalan Purnama Kompleks Purnama Agung V, menerapkan aturan yang jelas mengenai penggunaan HP di sekolah. Berdasarkan tata tertib yang tercantum di setiap ruangan kelas, penggunaan HP saat belajar dilarang. Jika siswa melanggar aturan tersebut terdapat konsekuensi yang harus ditanggung siswa yang bersangkutan.

Beberapa pendapat yang berbeda dilontarkan oleh guru, orang tua maupun siswa mengenai perlu tidaknya membawa HP ke sekolah. Salah seorang guru SMA Negeri 10, Ibu Euis yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris, mengatakan bahwa HP tidak perlu dibawa ke sekolah karena siswa menjadi tidak fokus belajar dan sering tergoda untuk menggunakan HP saat pembelajaran berlangsung. “Kalau mereka menyadari ada HP di tasnya, mereka cenderung untuk selalu melihat HP, apakah ada sms dari teman-temannya, itu kan sangat mengganggu pembelajaran, sehingga mereka tidak fokus dan akhirnya berujung pada ketidakmampuan siswa dalam mengikuti pelajaran,” kata Ibu Euis.

Sejalan dengan pendapat Ibu Euis, Ibu Riska  mengatakan bahwa membawa HP ke sekolah lebih banyak merugikannya daripada manfaatnya. Lebih jauh Ibu Riska menjelaskan bahwa membawa HP ke sekolah hanya membuat guru repot karena harus mengontrol, memeriksa, dan merazia (secara berkala) siswa-siswa. “Padahal masalah komunikasi dengan orang tua kan bisa disiasati, dari pada kita harus mengganggu  proses pembelajaran,” ujarnya.

Menurut Pak Hendra, guru Pkn SMAN 10, “sebenarnya HP itu produk teknologi yang berpengaruh pada kehidupan, jadi HP itu sangat penting dalam proses pembelajaran namun teknologi tersebut harus diimbangi dengan kedisiplinan penggunanya.”

Pendapat berbeda dilontarkan oleh Ibu Rita, salah satu orang tua siswa yang berpendapat bahwa sebaiknya HP boleh dibawa ke sekolah. Beliau berpendapat demikian karena pengalamannya sebagai orang tua yang kesulitan menghubungi anak kalau mereka tidak membawa HP ke sekolah, terutama apabila anak masih harus diantar jemput orang tua. Ibu Rita menjelaskan bahwa tidak semua anak membawa kendaraan sendiri  ke sekolah, banyak yang diantar jemput oleh orang tuanya. “Pada saat ada kegiatan tambahan di sekolah, dan itu sering terjadi, karena anak mengikuti berbagai macam ekskul, maka fungsi HP menjadi sangat penting,” ujarnya. Ibu Rita juga menambahkan bahwa tidak hanya anak yang diantar jemput yang memerlukan HP, Anak yang membawa sendiri kendaraan ke sekolah pun sering kali harus berkomunikasi dengan orang tua. “Misalnya, kalau anak terlambat pulang karena ada kegiatan tambahan, maka untuk menghindarkan kekhawatiran orang tua, dia harus nelepon orang tua memberitahuan keterlambatannya,” tambah Ibu Rita.

Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Pontianak, Bapak Deden Dikmat Chaidir mengatakan bahwa SMA Negeri 10 mempertimbangkan berbagai pendapat, baik dari guru, siswa, maupun orang tua dalam menetapkan peraturan mengenai boleh tidaknya HP dibawa ke sekolah. Berdasarkan berbagai pendapat tersebut maka SMA Negeri 10 membuat peraturan yang menyatakan bahwa membawa HP ke sekolah boleh saja asal tidak digunakan selama proses pembelajaran berlangsung. Beliau menambahkan bahwa di SMAN 10, siswa diwajibkan menyimpan HP di loker terkunci yang disediakan di setiap kelas agar selama pembelajaran berlangsung tidak ada siswa yang tergoda untuk menggunakan HP. Beliau menambahkan bahwa kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat tidak bisa dibendung dengan melarang siswa membawa HP karena kelancaran komunikasi juga sama penting. “Hanya, pengaturan penggunaan HP di sekolah harus benar-benar dilaksanakan agar proses pembelajaran tidak terganggu,” tambahnya.

Guru BP SMA Negeri 10, Ibu Erisah, mengatakan bahwa peraturan mengenai HP sudah jelas dan tercantum di Tata Tertib Sekolah. “Peraturan ini dibuat dengan mempertimbangkan kepentingan siswa”, ujarnya. “Kepentingan siswa adalah mereka dapat mengikuti pembelajaran secara maksimal sehingga mereka mendapat ilmu yang berguna dan tidak sia-sia pergi ke sekolah,” tambahnya.

Lebih jauh Ibu Erisah menjelaskan bahwa berdasarkan peraturan SMAN 10, siswa boleh membawa HP ke sekolah, tetapi siswa harus langsung menyimpan HP tersebut di loker pada saat bel jam pelajaran pertama berbunyi. “Jadi, selama jam pelajaran berlangsung tidak ada siswa yang tergoda untuk menggunakan HP.”ujarnya. Guru BP SMAN 10 ini juga menjelaskan bahwa apabila terdapat siswa yang melanggar peraturan ini, maka konsekuensinya adalah HP siswa tersebut ditahan oleh sekolah selama 3 bulan. “Jika peristiwanya berulang maka pihak sekolah akan memanggil orang tua”

Bapak Jaka Sukarni, Waka Kesiswaan SMAN 10 yang diwawancarai di ruang kerjanya menyatakan bahwa kebijakan Kepala Sekolah mengenai penggunaan HP  sudah sejalan dengan aspirasi dari berbagai pihak. “Semua kebijakan dan peraturan sekolah dibuat  demi kepentingan siswa,” tambahnya.

Putri, salah seorang siswa SMAN 10 mengatakan bahwa penting sekali membawa HP ke sekolah karena dia masih diantar jemput oleh orang tua atau abangnya. “Susah kalau HP dilarang dibawa ke sekolah…saya akan kesulitan pulang ke rumah” ujarnya.

Lebih lanjut Putri mengatakan bahwa HP itu sebenarnya menunjang siswa dalam proses pembelajaran seperti pada saat jam pelajaran bahasa Inggris dan pelajaran lainnya yang memerlukan jaringan internet, biasanya siswa diperbolehkan membuka hp untuk translate, mencari kata-kata yang tidak di ketahui dan mencari rumus-rumus. Hanya saja terkadang siswa mencuri kesempatan dalam kesempitan. Siswa sering kali menggunakan kesempatan untuk membuka internet agar dapat membuka facebook ataupun twitter.

Jadi, perlukah HP dibawa ke sekolah? HP memang berguna sebagai alat komunikasi, tetapi tentu saja kita harus bijak menggunakannya sehingga membawa HP ke sekolah bukan menjadi hambatan dalam belajar, tetapi dapat menjadi sarana komunikasi yang berguna.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s